18 April 2014

18 April – Kelimpahan Karena Mengenal Kristus

Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita. Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib. – 2 Petrus 1:2-3

Hidup kita diberkati pada saat Allah mencurahkan berkat-berkatnya kepada kita. Namun, ada saat di mana kita memerlukan berkat Tuhan yang berlimpah-limpah. Pada kenyataannya, Tuhan memang ingin mencurahkan karya-Nya atas kita. “Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu.” Setiap tetes dari air yang segar pasti akan menyegarkan jiwa yang dahaga. Namun kebutuhan hati kita yang sesungguhnya adalah pancuran air kehidupan. Tuhan ingin mencurahkan dengan melimpah-limpah. “Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan” (Yoh 10:10). Kasih karunia Allah (yang sebenarnya tidak layak kita terima) disediakan dalam ukuran yang berlipat kali ganda. Damai sejahtera Allah dapat kita alami dengan melimpah.

Proses untuk dapat mengambil bagian dalam kelimpahan ini adalah dengan bertumbuh dalam pengenalan akan Allah. “Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita.”

Kebenaran lain yang luar biasa mengenai orang percaya adalah bahwa kita sudah dikaruniakan semua yang diperlukan untuk hidup dalam kelimpahan. “Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh.” Bukan berarti kita sudah menyadari atau mengalami semuanya. Tuhan sudah memberikan semua yang kita perlukan agar dapat hidup sesuai dengan kehendaknya dan tumbuh menjadi serupa dengan Kristus.

Sekali lagi, proses untuk dapat mengetahui dan mengalami apa saja yang sudah Tuhan sediakan adalah dengan mengenal Dia. “Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia.”

Adalah karena kasih karunia dahulu kita bisa menjadi orang percaya. Selanjutnya, kita bertumbuh dalam pengenalan akan Dia oleh kasih karunia yang dilimpahkan kepada kita. Ketika kita pertama kali mengenal Dia, Tuhan memberikan kepada kita semua yang kita perlukan untuk hidup sesuai dengan kehendak-Nya. Saat kita semakin mengenal Dia, kita bisa mengalami semua yang Tuhan sediakan bagi kita agar kita bisa semakin serupa dengan Kristus.

Ya Tuhan sumber berkat yang melimpah, aku memuji Engkau untuk kasih karunia-Mu. Sering kali aku meremehkan kebaikan-Mu dalam hidupku. Betapa kebenaran yang luar biasa bahwa Engkau sudah memberikan kepadaku yang ada dalam Kristus, semua yang aku perlukan agar dapat hidup sesuai kehendak-Mu. Aku rindu untuk semakin mengenal Engkau, dan mengalami semua berkat rohani yang sudah disediakan bagi hidupku, untuk kemuliaan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, amin.
___
Ayo Baca Alkitab: 18 April- Daud membiarkan Saul hidup untuk kedua kalinya, Daud di antara orang Filistin 

No comments:

Post a Comment